Ini alesannya kamu harus siap market loh, kopi enak doang ngga bisa bantu bisnis kamu kalau kamu jual ke orang yang salah. Kamu kira masalah kamu ada si resep ? Ka.mu kira masalah kamu ada di harga ? salah, bro. Masalah terbesar kamu adalah kamu ngga tau siapa yang akan beli produk kamu. Contoh kamu bikin kopi susu creamy, target sebenarnya buat anak nongkrong. Tapi kamu buka coffee shop dikawasan perkantoran. Hasilnya? zonk. Kenapa ?
Karena rang kantor butuh yang strong, cepat, praktis. Creamy kamu? ngga kepake.
atau sebaiknya ... kamu jual espresso single origin "fancy"., tapi kamu buka di komplek perumahan pekerja pabrik. Yang mereka cari? Es kopi gula aren murah 10 ribuan. Single origin kamu? ngga ada yang peduli. Produk itu pnya market-nya masing-masing. Ada yang suka creamy, ada yang suka balance, ada yang suka strong. Kalau produk aja udah punya market, masa bisnis kamu ngga punya arah jelas?.
Baca ini baik-bak ya..
Coffee shop kamu gagal bukan karena orang ngga suka kopi kamu. Tapi karena kamu maksa jual ke orang yang..emang ngga pernah jadi market kamu. Sekarang saya tanya, kamu usah tau siap target market coffee shop kamu, atau kamu masih asal buka pintu buat siapa aja?
Kalau kamu beneran mau hidup dari kopi, berhenti main-main. Belajar nentuin konsep, kenali market kamu dan manajemennya.
Banyak pemilik coffee shop terjebak di ilusi "asal kopi enak pasti laku". Faktanya, bisnis kopi ngga berhenti di rasa. Jadi kalau kamu beneran maubelajar bisnis kopi, stop berpikir semua orang harus suka produk kamu. Ngga semua orang adalah customer kamu. Tapi orang yang tepat, harus bisa merasa "ini coffee shop yang aku cari".
Pertanyaannya, kamu udah bener-bener tau siapa target market coffee shop kamu? atau masi asal tembak dan berharap hoki?.

Komentar
Posting Komentar